Kamis, 08 Maret 2012

Dingin Kota Bandung Tak Sedingin Hatimu dan Hatiku

Jum'at,9 Maret 2012 9.00am Bandung, kota kembang yang dikelilingi gunung-gunung. Sejauh mata memandang, yang kan kau lihat hanya rentetan pegunungan yang hijau, pegunungan yang melambangkan keagungan, kedamaiaan, kesejukan. Dingin nya kota Bandung membuat aku jatuh cinta pada kota ini. Aku suka udara sejuk, dingin semilir angin menyentuh wajah ku. Tapi, dinginnya Bandung tak sedingin hatimu dan hatiku. Jujur, aku benci dengan keadaan kita. Aku benci kita yang saling tetap diam. Aku benci dirimu yang tak mengerti aku. Aku juga benci diriku yang tak mampu mengerti dirimu. Dan kebencian terbesarku adalah aku benci pada diriku yang tak mampu mengerti diriku sendiri. Pagi ini, lagi-lagi hujan mengguyur kota Bandung. Dan pagi ini, ku buka mata ku dengan tangisan. Aku menagisi keadaan ini ! Menangisi hujan ini, Menangisi Dinginnya hatimu, dan dinginnya hatiku. Sampai kapan kita bertahan dengan keadaan ini? Sampai kapan aku tak kan lagi menangis. Sampai kapan hujan ini akan berhenti membuat hatimu dan hatiku dingin ?!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar